Sisi Lain Vishy Anand “Tiger of Madras”


Chennai adalah ibukota negara bagian Tamil Nandu dan merupakan kota terbesar keempat di India. Chennai dulunya dikenal sebagai Madras dan di tempat inilah Viswanathan Anand kecil dibesarkan. Viswanathan Anand lahir pada tanggal 11 Desember 1969 di Mayiladuthurai, sebuah kota kecil di Tamil Nadu. Bersama keluarganya Anand kemudian pindah ke Madras dan sempat tinggal sementara waktu di Filipina. Namun Anand dibesarkan dan menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Madras. Setelah tinggal di Eropa beberapa waktu lamanya, kini Anand kembali lagi ke Madras, yang namanya telah diubah menjadi Chennai oleh pemerintah negara bagian Tamil Nadu.

Anand diajari permainan catur oleh ibunya, yang memang menggemari permainan catur, pada saat berusia 6 tahun dan tak lama kemudian bergabung dengan salah satu klub catur di India. Ibunya membantu Anand mengumpulkan berbagai problem catur dan memecahkannya bersama-sama. Ibunya gemar bermain catur dengan saudara-saudaranya, sehingga meskipun tidak bergabung dengan klub catur manapun ibunya sedikit-banyak memiliki pengetahuan tentang permainan catur yang dapat membantu Anand untuk memecahkan problem-problem catur. Beberapa kali Anand mendapat buku sebagai hadiah dari keberhasilannya memecahkan problem-problem catur.

Karir Anand-pun segera melesat bak meteor dan di tahun 1983 Anand berhasil menjuarai Kejuaraan Nasional Junior dengan skor 9/9 pada usia 14 tahun. Setahun kemudian Anand berhasil menjadi pecatur termuda India yang berhasil meraih gelar Master Internasional (MI) dan menjuarai Kejuaraan Nasional India pada usia 16 tahun. Tahun 1987 Anand menjadi kampiun di World Junior Chess Championship dan setahun kemudian ia meraih gelar Grandmaster, pertama kalinya bagi India.

Anand pertama kali memenangkan Kejuaraan Dunia FIDE pada tahun 2000 setelah mengalahkan Alexei Shirov dengan skor 3½- ½ dalam pertandingan final yang berlangsung di Teheran. Ia gagal mempertahankan gelar pada tahun 2002 karena kalah di semifinal dari Vassily Ivanchuk. Kejuaraan Dunia FIDE tahun 2002 akhirnya dimenangkan oleh Ruslan Ponomariov. Anand mencoba merebut kembali juara dunia pada Kejuaraan Dunia FIDE tahun 2005, namun gagal dan hanya berhasil berada di posisi kedua bersama dengan Peter Svidler dengan poin 8½ poin dari 14 pertandingan, 1½ poin di belakang sang pemenang Veselin Topalov.

Anand berhasil merebut kembali juara dunia pada tahun 2007, setelah memenangkan kejuaraan yang menggunakan sistem double round robin dengan mengumpulkan point 9/14, unggul 1 poin dari Vladimir Kramnik dan Boris Gelfand yang berada di posisi 2/3. Sampai dengan saat ini Anand telah berhasil mempertahankan gelar juara dunia sebanyak 3 kali, yaitu mengalahkan Vladimir Kramnik pada tahun 2008, mengalahkan Veselin Topalov tahun 2010, dan mengalahkan Boris Gelfand pada tahun 2012. Sementara saat ini ia sedang berusaha mempertahankan gelar juara dunia melawan penantangnya Magnus Carlsen, pecatur nomor satu dunia.

Di luar profesinya sebagai seorang pecatur profesional, Anand adalah seorang pribadi yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Kesuksesan Anand menjadi juara dunia tidak membuatnya lupa diri dan tetap berupaya untuk berbagi dengan sesamanya. Salah satu aksi sosial nyata yang dilakukan Anand adalah memberikan dukungan terhadap Vidya Sagar, sebuah sekolah yang khusus menangani anak-anak penyandang “cerebral palsy” dan cacat neurologis lainnya.

 

VIDYA SAGAR: Vishy Anand – Our Brand Ambassador

 

 

Dalam sambutannya, Anand mengatakan: ” Bagi saya, Vidya Sagar adalah tempat saya untuk mendapatkan inspirasi. Keceriaan dan tatapan mata anak-anak itu telah mengungkapkan bagaimana perjuangan yang telah mereka lakukan selama ini. Sebuah perjuangan untuk dapat menjadi bagian dari masyarakat, untuk menjadi seseorang dan bukan orang lain. Bagi saya Vidya Sagar adalah tentang bagaimana anak-anak ingin menaklukkan dan mendapatkan tempat di dunia. Saya sangat bangga menjadi bagian dari Vidya Sagar. Ini adalah lembaga (sekolah) yang telah mengajarkan saya untuk selalu rendah hati. Setiap anak di Vidya Sagar berbeda satu dengan yang lain, ceria, dan yang mereka minta dari kita hanyalah sebuah senyuman sebagai sentuhan untuk penyembuhan dan kasih sayang. Semoga Vidya Sagar dan semua orang yang terlibat di dalamnya mendapatkan yang terbaik”.

Terdapat sebuah catatan di dinding untuk memberikan dukungan terhadap Anand (Good luck Vishy Anna- “Anna berarti Kakak”). Dukungan yang sangat diharapkan Anand saat ini.

Sumber: Peter Doggers (http://www.chess.com/news/anands-chennai–pictorial-report-4611)

Gens Una Sumus

About caturbandung
Saya bukanlah pecatur dan saya tidak paham tentang catur. Saya hanya orang tua dari salah seorang pecatur yunior kota Bandung yang ingin membagi informasi seputar olahraga catur. Mudah-mudahan bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: